Ngentot dengan Mahasiswi Cantik di Kost

Kumpulan Cerita Dewasa 18 Plus – Saya telah kuliah jadi saya putuskan saja buat Ngekost lebih mandiri lebih bebas, lagipun ngekost pula terdapat lezat, terdapat tidak enaknya terlebih jika telah bertepatan pada tua waduhh Indomie merupakan Juaranya heheh…., Serta satu yang membuatku semangat merupakan.

Owner kostan aku mempunyai Anak serta tinggaal yang Menawan serta Lembut. berusia dekat 25 tahun. mempunyai badan bagus serta bersih. Jadi tidak mengherankan jika wujud tubuhnya masih menggiurkan. Sebab saya tinggal berdekatan dengan rumah owner kostann, saya kerap kali tiap malam mendengar suara desahan kecil ntah darimana yang tentu dari Zara. Wanita yang jika di rumah tidak sempat mengenakan tidak tidak sering ia keluar senantiasa saya perhatikan putingnya menyembul keluar

“ Zar? Pagi2 seger banget nih” kataku

“ Iyah nih baru siap olaraga” saya amati dipakai baju yang ketat serta celana ketat yang menyeplakan smeua lekuk badannya,

“ Wah, Pantesan aja Body Zara kian Hot” kataku tesenyum

“ Ahh kalian dapat aja, Ini pula udah lama bagus”, katanya meraba2 lekuk tubuhnya

Sepanjang sebagian hari ini saya memanglah suka menikmati panorama alam yang kerap membuat penisku tegak berdiri. Paling utama payudaranya yang terencana dipamerkan dengan pake kaos ketat tipis sehingga putingnya yang kecoklatan nampak menonjol. Tidak hanya payudaranya yang kuperkirakan berdimensi 36D, pinggulnya yang besar kerap membuatku terangsang. Ah betapa mengasyikkan serta menggairahkan jika saja saya dapat memasukkan penisku ke selangkangannya sembari meremas- remas payudaranya.

Sehabis pembicaraan iseng itu saya jadi lebih mencermati gerak- gerik Zara. Apalagi saya saat ini terencana lebih kerap mengobrol dengan ia. Kulihat wanita itu tenang- tenang saja walaupun mengenali saya kerap mencuri pandang ke arah dadanya.

Pola RTP Slot

Sesuatu waktu kala berjalan berpapasan tanganku tanpa terencana memegang pinggulnya.

“ Maaf, Tetapi Pinggul Zara Bagus banget, Jadi pengen lagi” kataku sembari tersipu malu.

“ Ah kalian, Bilang aja ingin megang terus,”, jawabnya sembari mengerlingkan matanya.

Kian lama saya meningkat berani. Saya mengandengkan tangaku dipinggulnyaa. Eh ia hanya tersenyum- senyum. Aksi bandel juga kutingkatkan. Bukan menyenggol lagi namun meremas2. Saya mulai berangan- angan sesuatu dikala mau menyetubuhi ia. Hanya saya masih khawatir. Tetapi birahiku rasanya tidak tertahankan lagi. Tiap malam yang terdapat dalam bayanganku merupakan menyusup diam- diam ke kamarnya, menciumi serta menjilati segala badannya, meremas buah dada serta pinggulnya, setelah itu melesakkan penis ke vaginanya.

Sesuatu hari kala rumahnya hening. Serta Saya kebeneran Libur kuliah, Saya mengobrol dengan ia di ruang tamu sembari menyaksikan tv. Semula pembicaraan cuma soal- soal universal serta biasa. Entah menemukan dorongan dari mana setelah itu saya mulai ngomong agak menyerempet- nyerempet.

“ Badan Kalian kian lama kian bagus yah terlebih pinggulmu sexy banget”, kataku.

“ Bandel kalian, Emang iyah Pinggulku sexy?” katanya sembari berputar tubuh serta sedikit menungging, saya kaget melihatnya hingga melotot terus

“ Aiih Kalian Kok melotot aja, Suka yah amati pantat saya?” katanya sembari mengelus2 pantatnya hingga menepuk2

“ Iyah Zar, Pantat kalian semok banget pengen saya remas2 gemes” kataku terseyum

“ Ah beneran? Saya remas yah”

“ Iyah Coba ajaa”

Tanpa ragu- ragu lagi saya mengelus serta meremas pantatnya yang semok serta kenyal bener.

Pola Slot Gacor

“ Ahh.. kalian ini.”

Reaksinya kian membuatku berani. Saya memeluk badannya. Mencium lehernya dari balik. Zaha tidak melawan malahan diem. Kemudian ubah kucium bibirnya. Ia menggelinjang kegelian, Wah, peluang nih. Saat ini sembari menciumi lehernya tanganku bergerilya di bagian toketnya. Ia meremas2 tanganku yang meremas payudaranya.

“ Aaahh… Tangann nakalll”, katanya pelan.

“ Kita lanjut kekamar aja ayo Zar?” kataku

“ Yeh Udah nafsuan aja yah, Baru pula megang toket batangnya udah bangun aja” katanya meremas2 batangku

“ Zaaarrraaaa! Uuhh Mbaak Saya sangee berat nih”

“ Hmm..”

“ Saya pengen menjamah badanmu yang molek ini, Bolehkan?”

“ Mmhh.. Mmhh Boo.. mmlehh”

“ Telah lama saya nantikan bersetubuh denganmu Zara”

“ Hmm.. Dasarr! Tau aja yang mana lezat” Ia mendesah kala kujilat telinganya

Tanganku langsung menelusup ke balik kausnya. Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu. Kuremas 2 payudaranya dari balik dengan kedua tanganku. Desahannya kian kokoh. Kemudian kepalanya ditumpukan ke dadaku. Saat ini kedua putingnya ubah kupermainkan.

“ Langsung kekamar aja Yon, Jangan disini ntar ketahuan”, bisiknya dengan suara agak bergetar, bisa jadi menahan birahinya yang pula mulai naik.

Saat ini saya jongkok di depannya. Menyibak Dasternya serta merenggangkan kedua kakinya. Wuih, betapa lembut kedua pahanya. Pangkalnya nampak menggunduk dibungkus celana dalam warna Pink. Sembari menciumi pahanya tanganku menelusup di pangkal pahanya, meremas- remas Miss V serta klitorisnya yang pula besar. Lidahku kian naik ke atas. Zara menggelinjang kegelian sembari mendesah halus. Kesimpulannya jilatanku hingga di pangkal pahanya.

“ Aahh Kaa.. muu sshhh.. sshh” Desahnya lirih sembari memegangi kapalaku erat- erat.

“ Enakk yah Zar? Memek kalian udah becek nih. Kalian Sange Berat yah”

“ Iiya.. ahh Nih Aahhhss Eennakk Yonn” katanya

“ Memekk Zaraaa Jilatinn Aahh…Aahh, sshhh”

“ Ennakkk Banget memek Kalian Zaraa”

“ Ooo.. oh.. oh..”, desis Zara keenakan kala lidahku mulai bermain- main di gundukan vaginanya. Nampak ia keenakan sebab bibir memeknya kusedot2.

Kemerahan dengan klitoris yang besar cocok dengan dugaanku. Di sekelilingnya ditumbuhi rambut tidak begitu rimbun. Lidahku setelah itu bermain di bibir vaginanya. Pelan- pelan mulai masuk ke dalam dengan gerakan- gerakan melingkar yang membuat Zara makin keenakan, hingga wajib mengangkat- angkat pinggulnya.

“ Aahh.. Kau pintar sekali. Belajar dari mana hh..” rancaunya

“ Saya kerap nonton porno zar,” jawabku.

“ Ssttt mmmhh Eennakk Yonn. Aahhh Ssshh”, desahnya

“ Kilat yon, Akuu udah ingin keluarr nih! Oohh shhhhtt” kata Zara mengelinjang hebat hingga badannya bergetar

Kesimpulannya seluruh cairan yang terdapat dalam memeknya keluar berhambuaran dimulutku, tanpa banyak bicara langsung kusedot seluruh cairanitu tanpa terdapat sisasa sedikitpun.. Saya terus memainkan klentilnya dengan lidahku dengan liar, Memeknya terus menjadi merekah membuatku tidak tahan lagi buat menusuk2 lubang kemaluannya

“ Aahkks Aahhhkkss Aahhks.. EENNNAKK!” rancaunya

“ Cairan kalian Asin zar, Tetapi lezat kok. Saya udah tidak tahan saya masukin yah”

“ Iyah Asbisnya kalian jilatin memek saya nikmat banget, saya tidak tahan pula yon”

Zara mencium bibirku. Tangannya meremas- remas Batang kemaluannku yang telah mengacung besar. Betapa lembut ciumannya, Saya lekas menjulurkan lidahku, memainkan di rongga mulutnya. Lidahnya kubelit hingga ia semacam hendak tersedak. Semula Zara semacam hendak memberontak serta membebaskan diri, tetapi tidak kubiarkan. Mulutku semacam menempel di mulutnya.

Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya lagi yang menggairahkan Padat, kencang, serta putih lembut.

Tanpa menunggu jawabannya lekas kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. Tidak ragu langsung dikulumnya kontolku dengan lahap sehingga tidak lama penisku masuk rongga mulutnya. Memandang Zara agak tersiksa oleh style game baru itu, saya juga lekas mencabut penisku. Pikirku, nanti lambat- laun tentu dapat.

“ Aahhkk Zarr, Sedott lagii Eennakk Aaahh”

“ Hhhmmm Mmmhhh Ssruppp Srruuppp,, Sshh” suara yang keluar dari dalam mulutnya

“ Laagii laggii… Sedoot lagii Zar, Enaak banget Hisapan kalian” kataku sembari memaju mundurkan kepalanya sembari menghirup kontolku

“ Kayakknya saya ingin muncrat nih Zar,”

“ ayoo!” katanya sembari menyedot terus menjadi liar serta haus Terus kepala kontolku dijilatnya

“ Aahhkkss Aaahhkks Eennakk Akkuu keluuar Zar”, erangku sembari menyodok2 mulutnya

“ Kontoll kalian lezat banget yon”

“ Ah.. Mulut kalian jgua lezat kok” kataku

Info RTP Slot Live

Tanganku juga ganti- berganti memainkan kedua payudaranya yang kenyal ataupun selangkangannya yang mulai kembali becek. Namun lambat- laun saya tidak tahan pula. Penisku juga telah mau lekas menggenjot memeknya. Pelan- pelan saya memusatkan Batangku yang keras itu ke arah selangkangannya. Kala mulai menembus vaginanya, kurasakan badan Zara agak gemetar.

“ AAAHHHKSKSs..” desahnya kala sedikit demi sedikit batang penisku masuk memeknya,.

Sehabis segala batangku masuk, saya lekas bergoyang naik turun di atas badannya. Saya kian terangsang oleh jeritan- jeritan kecil, lenguhan, serta kedua payudaranya yang turut bergoyang- goyang.

10menitan saya mengenjot memek kecil Zara menjepitkan kedua kakinya ke pinggangku. Pinggulnya dinaikkan. Nyatanya ia hendak orgasme. Genjotan kontolku kutingkatkan.

“ Ooo.. ahh.. hmm.. sshh.. Aahhkkss gilla eennakk” desahnya dengan badan menggelinjang menahan kenikmatan puncak yang diperolehnya. Kubiarkan ia menikmati orgasmenya sebagian dikala.

“ Lezat zaerrr?” tanyaku.

“ Emmhh…Enankk Kamuu jagoo goyanggg”

“ Puas zarr??”

“ Ahh.. aahh kalian ini. Lagin kali jika zarrrrpengen saya ingin kalian puasin yah” desahnya.

“ Saya entot dalam2 yah Zara sayang” tanyaku.

“ Iyadehh, Entot sepuass kamuu”

“ Aahh Aahhh Aahh Enakknya Memek kecil zara a aahhha”, rancauku tidak karuan

Payudaranya yang turut bergoyang- goyang menaikkan gairah nafsuku. Terlebih ditingkah lenguhan serta jeritannya menjelang hingga puncak. Kala ia menggapai orgasme saya belum apa- apa. Letaknya lekas kuubah kegaya Goggystyle.

“ Oh zaaarr.. saya ingin keluar nih ahh..”

Tidak lama setelah itu spermaku muncrat di dalam memeknya. Zaraaa setelah itu menyusul menggapai klimaks. Kami berpelukan erat. Kurasakan vaginanya begitu hangat menjepit penisku. 5 menit lebih kami dalam posisi relaksasi semacam itu.

“ Vaginamu masik nikmat Zar”, bisikku sembari mencium bibir mungilnya.

“ Batangnmu pula nikmat,”

“ Aahh lain kali ingin kan saya ajak Ngentot lagi”

“ Ingin dong, Jika dapat masing- masing hari entot memek Zara yon, Zara Ketagihannn nih”

Kami berpelukan, berciuman, serta silih meremas lagi. Semacam tidak puas- puas merasakan kenikmatan beruntun yang baru saja kami rasakan.