Doni Salmanan Ditangkap dan Ditahan Polisi Gara-gara Aplikasi Quotex

Berita Online – Deretan Fakta Kasus Doni Salmanan Ditangkap dan Ditahan Polisi Gara-gara Aplikasi Quotex

Doni Salmanan diteteapkan sebagai tersangka oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan pada Selasa (8/3/2022).

Dalam kasus Quotex tersebut, Doni Salmanan diduga melakukan penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).  Mari simak sederet fakta kasus Doni Salmanan ditangkap yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini:

1. Doni Salmanan Ditahan

Setelah dirinya menjalani pemeriksaan selama lebih dari 13 jam. , akhirnya Doni Salmanan ditetapkan jadi tersangka kasus Quotex. Setelah menjadi tersangka, Doni langsung ditahan Bareskrim Polri.

Ramadhan mengungkap alasan Doni Salmanan langsung ditahan adalah karena dua alasan yaitu subjektif dan objektif. Alasan subjektif, dikhawatirkan yang bersangkutan melarikan diri, mengulangi perbuatan, dan menghilangkan barang bukti. Sedangkan alasan objektif ancaman di atas 5 tahun di mana ancaman TPPU 20 tahun.

2. Doni Salmanan Terancam 20 Tahun Penjara

Dalam kasus Quotex, Doni Salmanan dijerat dengan pasal berlapis karena dirinya diduga telah melakukan TPPU, penipuan, UU ITE hingga KUHP. Ancaman hukuman terhadap Doni Salmanan adalah selama 20 tahun penjara

3. Ponsel dan Akun YouTube Doni Salmanan Disita

Polisi menyita ponsel hingga akun YouTube Doni Salmanan yang menjadi tersangka terkait kasus Quotex.

Barang bukti yang disita ada ponsel jenis iPhone 13, akun YouTube King Salmanan, dua akun e-mail yang terkoneksi dengan akun YouTube, dan akun Quotex. Selain itu, polisi juga menyita bundel mutasi rekening, bukti transaksi deposit, serta flashdisk berisi file video yang diunduh dari YouTube King Salmanan.

4. Diperiksa 13 Jam dan Dicecar 90 Pertanyaan

Doni ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 13 jam di Bareskrim Polri. Pemeriksaan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Ramadhan menyebutkan bahwa Doni Salmanan kooperatif saat diperiksa. Menurutnya, Doni dicecar sebanyak 90 pertanyaan oleh penyidik pada saat pemeriksaan.

5. Aliran Dana Diusut ke Pihak Keluarga

Affiliator platform Quotex Doni Salmanan ditahan oleh Bareskrim Polri usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Polisi juga mengembangkan penyidikan kasus Quotex yang menjerat Doni Salmanan sebagai tersangka dugaan penipuan hingga TPPU. Aliran dana dari kasus itu akan diusut hingga ke pihak keluarga Doni.

6. Doni Salmanan Punya 25 Ribu Member di Telegram

Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa Doni Salmanan memiliki 25 ribu member di aplikasi Telegram. Puluhan ribu anggota di Telegram tersebut terindikasi aktif bergabung dalam mengikuti rujukan dari Doni.

Bareskrim Polri menjelaskan bahwa Doni Salmanan menerima keuntungandari kekalahan membernya sebesar 80 %. Konten YouTube yang dibuat oleh Doni juga dinilai hanya seolah untuk menjebak para korban.

Dikatakan Ramadhan, Doni ditahan dengan beberapa alasan, mulai dari alasan subjektif dikawatirkan melarikan diri, mengulangi perbuatan hingga menghilangkan barang bukti.

Serta alasan objektif, lantaran ancaman hukuman yang menjerat Doni Salmanan atas perkara ini diatas lima tahun penjara, termasuk dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman penjara 20 tahun.

Ramadhan melanjutkan, Doni Salmanan dijerat dengan pasal berlapis terkait kasus ini. Mulai dari Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 28 ayat 1 UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara, Pasal 378 KUHP ancaman 4 tahun penjara.

“Kemudian, Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Dalam akun TikTok Doni Salmanan mengklarifikasi tentang kasus yang menjerat dirinya, Doni Salmanan bersama kuasa hukumnya sedang memberikan pernyataan terhadap wartawan.

Doni Salmanan menyebut bahwa masalah ini sedang ditangani pihak kepolisian, namun Doni Salmanan menulis dalam video tersebut bahwa dirinya bukan orang jahat.

Doni Salmanan sendiri meminta agar polisi memproses kasus yang menjeratnya untuk bersikap adil tanpa ada tekanan dari manapun.
Doni Salmanan juga kepada teman teman dan keluarganya untuk mendoakannya agar bisa segera lepas dari masalah ini.

“Bismillahirohmanirohin, kasus saya akan diproses seadil adilnya, mohon doanya ya teman teman, saya bukan orang jahat,” kata Doni Salmanan dalam akun TikTok @Doni salmanan.

Berita Online

Polisi Masih Menggali Lebih Dalam Kasus Indra Kenz