Horor di Bumi Perkemahan Pramuka

Kitа yаng sаyаng bаngеt sаmа sаhаbаt kitа Ditо lаngsung mеmеluknyа sаmbil nаngis. Ditо рun bаngun dаn mеncеritаkаn bаhwа diа dibаwа kе flаshbаck kеmаtiаn si роcоng. Аchоng sаmа sереrti kitа аnggоtа pramuka yаng dihukum kаkаk kеlаs kаrеnа tidаk mеmbаwа dаsi. Sеbеnаrnyа diа bаwа nаmun tеrjаtuh dаn Аchоng tidаk mеngеtаhuinyа. Kеtikа sеdаng mеnjаlаni hukumаn lаri, Аchоng jаtuh tеrреlеsеt dаn kераlаnyа mеmbеntur bаtu yаng аkhirnyа mеmbuаtnyа mеninggаl sеkеtikа.
 
Аchоng рun bеrjаnji sеbеlum iа mеnеmukаn dаsinyа iа tаk аkаn tеnаng dаn diа аkаn sеlаlu mеnggаnggu аnаk pramuka, mеngаmbil dаsinyа dаn mеmаkаinyа. Kаlаu pramuka sudаh sеlеsаi diа аkаn mеngеmbаlikаn dаsi yаng iа curi.
 
“Trаgis bаngеt, kаsiаn Аchоng” ujаr Аnggun sаmbil nаngis. Tаk bеrара lаmа kеmudiаn Раk Dеkа dаn реnjаgа sеkоlаh dаtаng kеmbаli untuk mеmbаwа раrаnоrmаl. Аchоng рun kеmbаli diа bеrаdа di sаmрing Bаgаs sеkеtikа itu. Si Аchоng mеmintа tоlоng аgаr diа di bаwа рulаng kе bumi perkemahannyа kеbun Utаrа.
“Tоlоng sаyа, di sini tidаk аdа dаsi sаyа. Sаyа ingin рulаng, sаyа cареk di sini”
“Bаgаimаnа ini раk..” Guе рun bеrtаnyа kераdа Раk Dеkа.
“Biаr Mbаh Jаngklung yаng mеngurusnyа” Раk Dеkа рun sеgеrа mеmintа tоlоng Mbаh Jаngklung.
 

Read more

Pelacur Yang Telah Mengambil Keperjakaan Ku

Neneng masih asik menggoyang pantatnya dan tangannya meremas-remas dada Brando. Brando mulai gelisah tangannya kadang meremas susu, kadang meremas seprei dan kadang memegang pinggang Neneng seolah-olah mengatur agar neneng menekan sedalam mungkin.

“Aduh… teh… Aakh”, Brando mendesah, bicaranya mulai ngaco, nafasnya mulai memburu dan badannya mulai kejang, kepalanya mendongkak keatas, matanya terpejam dan pantatnya mengangkat naik dan crot…crot…crot… Entah berapa kali semburan yang keluar dari kontolnya dan akhirnya Brando terkulai lemas.

“Yaaa kan teteh belum, tapi tidak apa-apa istirahat dulu aja ya”, kata Neneng dengan nada sedikit kecewa, mereka tidur sambil berpelukan.

Saat pagi hari Ujang bangun dan melihat Neneng yang tidur terlentang, dia melihat perempuan itu masih telanjang dan tertarik saat melihat gundukan daging yang ditumbuhi rambut halus, kemudian dia mulai meraba memek Neneng. Saat Neneng merasakan memeknya ada yang mengusap-usap dia terbangun melihat Brando tersenyum dan membiarkan Brando memperlakukannya seperti itu. Brando kemudian naik ke atas tubuh Neneng menindihnya dan mengarahkan kontolnya ke memek Neneng lalu menekannya.

Read more

Rumah Penghuni Setan

Selepas dua minggu kemudian sekitar pukul sepuluh pagi dan saya masih tidur, saya tersedar kerana saya terdengar seperti ada seorang budak perempuan yang berbisik ke telinga saya, “Mak nak susu…” kata budak itu. Yang hairannya saya boleh tercakap dengan dia, “Tanya Nurul…” Entah macamana saya rasa terperanjat lalu tersedar dari tidur dan saya ternampak seorang budak perempuan di dalam bilik saya, sambil berdiri di hujung katil, sedang memerhatikan saya. Badan budak itu kotor sekali! Seluruh badannya, penuh dengan lumpur yang separuh kering. Dia merenung saya, apalagi saya lari sampai tersungkur sambil memekik nama pembantu rumah saya.

Pada hari itu saya tak masuk dalam bilik langsung. Selama dua hari selepas kejadian itu, rumah saya senyap tak ada benda pun yang mengganggu kami. Tetapi pada malam Jumaat, semasa saya hendak masuk tidur sambil terlayang, saya rasa seperti ada benda memegang kaki saya. Saya tepis dan pusing ke kanan. Kaki saya masih rasakan seperti ada benda yang memegang. Kali ini ibu jari saya ditarik. Saya cuba hidupkan lampu tepi katil dan pada ketika itulah saya ternampak sosok lembaga hitam di tepi saya dengan matanya yang merah dan suaranya yang garau.

Read more

Percobaan Pertamaku

Tanpa ragu ragu aku memulai kembali tugasku, aku memainkan bibir vaginanya yang masih muda, masih segar, masih perawan, dan sudah terbawa nafsu, karena kulihat bibirnya merekah dan terlihat seperti basah-basah. Lalu aku masukin jari telunjukku itu ke dalam lubangnya secara perlahan-lahan, soalnya waktu itu aku masih takut kalau terjadi apa-apa padanya, bisa bisa saya dipecat dari rumah saya. Saat kumasukan jariku, kulihat ia menikmati penetrasi jariku, namun mungkin karena kurang basah, aku tanpa sengaja menyentuh selaput daranya, dengan seketika ia menutup selangkangannya.

“Aduh! sakit! jangan kedaleman!” katanya, aku bertanya dan meminta maaf.

Lalu aku terus melakukan gerakan masuk dan keluar jariku dari vaginanya, dan ia menggelinjang kecil seperti keenakan. Setelah itu dia tergeletak lemas dengan keadaan masih merasakan kenikmatan yang kuberikan ini. Mungkin dia orgasme. Ketika hendak kucabut jariku itu, dengan cepat tangannya menarik kembali tanganku menuju vaginanya, tampaknya ia ketagihan dan masih bertenaga. Lalu kumulai kembali tugasku, dengan awalan yang baik, dan lebih dalam dari pada sebelumnya, tetapi tidak hingga mengenai selaput daranya, karena aku ingin ia tetap perawan.

Setelah kurang lebih 5 menit kulakukan gerakan itu, tampaknya ia telah orgasme lagi. Saat kucabut jariku, terlihat basah dan ada semacam bau yang masih kurang jelas baunya (mungkin ketika itu dia masih kecil).

Read more

Gedung Setan Surabaya

iapa yang tak tahu dengan ‘Gedung Setan’ di Jalan Banyu Urip Wetan. Jika dilihat dari kasat mata, bangunan tua itu terlihat besar dan angker. Terlebih jika saat malam hari, terlihat gelap seperti tak berpenghuni. Gedung Setan sendiri dulunya adalah bekas Kantor Gubernur Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di Jawa Timur dan berdiri sejak tahun 1809. Setelah VOC bangkrut dan tidak lagi tinggal di Indonesia, bangunan lawas dua lantai ini menjadi milik Dokter Teng Sioe Hie.
Akan tetapi, bangunan ini tidak dijadikan tempat tinggal oleh Dokter Teng Sioe Hie. Sebab, seiring kepergian VOC, lahan kosong di kanan-kiri gedung dijadikan tempat pemakaman Tionghoa.

Oleh karena itu, warga menyebut bangunan ini sebagai ‘Gedung Setan’. Pasalnya, lokasi gedung yang usianya sudah sekitar 200 tahun berada di tengah area pemakaman Tionghoa.
“Sebutan saja ‘Gedung Setan’ itu. Dulu kan sekitar ini kuburan semua. Menjelang sore lampu ga ada, orang sekitar sini nggak berani lewat daerah sini, karena sekitaran sini kuburan, makanya disebut gedung setan, angker,” kata Ketua RT 01, Tek Hay (50).

Read more

Arisan Seks Yang Membuat Terbuai Lumpur Dosa

“AaaaaUUUUUU…” Aku menjerit kurasakan k0ntol Dandy terasa tembus ke kerongkonganku, digerak gerakan pantatnya aku kegielian… akhirnya banjir jg memekku dan kurasakan kenikmatan saat k0ntol Dandy maju mundur diruang memekku.
Sesekali pantatku ditepuknya untuk menambah semangatku menggenjot k0ntolnya, susuku dibiarkan bergelantungan bergerak bebas sementara tangan Dandy sibuk memegang pinggulku memaju mundurkan pantatku. Saat k0ntol masuk badanku terasa tertusuk geli tak karuan. Sesekali jg Dandy menciumi punggungku sambil k0ntolnya terus bergerak keluar masuk memekku. Aku jg berusaha dengan menggerakkan pantatku kiri kanan dan k0ntol Dandy seakan terjepit diapun mengerang kuat. Dipegangnya susuku kuat-kuat dan ditarik masukkan k0ntol besar tersebut berulang sampai aku kelelahan.
”Aaaahhhhhh…Sasa… aku mau keluar nih……” Erangnya.

”Sebentar ya……” Kutarik k0ntol Dandy dan tak kusia-siakan, kumasukkan lagi dalam mulutku sambil kugerakkan maju mundur tanganku, dan dia semakin kegelian, tak lama kemudian…
Creeet…. Creeet.. Creeettt.. kurasakan mulutku penuh dengan tumpahan air mani Dandy, segar rasanya. Kubersihkan k0ntol Dandy dengan mulut dan lidahku dari air maninya, dipegangnya kepalaku seakan dia tak mau aku membuang maninya keluar. Dan Dandy tergeletak kelelahan dengan keringat yg luar biasa.

Kubersihkan diriku dan kulihat Dandy masih istirahat dengan telanjang. Kuciumi tubuh Dandy (kini aku tdk malu lagi) perlahan dia tersenyum dan kulihat k0ntolnya mengecil lemas… kupegang, remas perlahan dan aku masih kurang nampaknya. Mulutku dengan sigap melahap k0ntol Dandy yg lemas itu, dalam kondisi lemas, masuk semua bagian k0ntol kemulutku, terus kupermainkan seperti dalam LD yg diputar Dandy tadi. Tak lama kemudian mulutku sdh tak muat menampung k0ntol Dandy untuk kukulum. Akhirnya kurelakan sebagian batang k0ntol Dandy keluar dari mulutku.

Read more

Rayakan Ulang Tahun dengan Tamu Hantu

Bapak serta bunda mereka berupaya menghibur serta memintanya tabah. Sial, listrik pula tiba- tiba padam. Kepanikan menggila kala dari luar rumah mulai timbul sosok- sosok aneh semacam bunda ayah menggandeng anak berdatangan.

Tetapi, wujud itu bukan manusia. Bayangan- bayangan itu bermunculan dari seluruh arah, begerak mengarah rumah keluarga itu. Kanak- kanak menjerit ketakutan. Bapak serta ibunya kerepotan antara meladeni kanak- kanak mereka ataupun mengusir bayangan- bayangan gaib.

Kegaduhan masih terdapat puncaknya. Hujan deras serta butiran es jatuh dari langit. Dari arah Timur bergerak angin kencang membentur rumah besar serta menerobos sela- sela rumah sampai tembus ke ruangan acara.

Sebagian santapan berjatuhan. Di tengah kekacauan itu, keluarga itu memandang sosok- sosok putih itu merambah ruang acara kemudian bergerak ke situ kemari seakan menikmati hidangan yang disediakan buat acara ulang tahun. Peristiwa itu berlangsung dekat 5 menit.

Read more

Nafsu Birahiku Terhadap Mama Tiri’ku

Mama kemudian tidur telentang, mengangkangkan kaki dan menarik tubuhku agar tiduran diatas tubuh indahnya. Mama kemudian memegang punyaku, mengocoknya sebentar dan mengarahkan keselangkangan Mama. Aku hanya diam saja. Terasa punyaku sepertinya masuk ke vagina Mama tapi aku tetep diam aja sampai kemudian Mama menarik pantatku dan menekan.

Berasa banget punyaku masuk ke dalam punya Mama. Pergesekan itu membuat merinding. Secara naluri aku kemudian melakukan gerakan maju mundur biar terjadi lagi gesekan. Mama juga mengoyangkan pinggulnya. Mama yang kulihat sangat menikmati bahkan mengangkat tinggi-tinggi pinggulnya sehingga aku seperti sedang naik kuda diatas pinggul Mama.

Tiba-tiba Mama berteriak kencang sambil memelukku erat-erat, “Dandyy, Mama enak Ndy” teriak Mama.
“Ma, Dandy juga enak nih mau muncrat” dan aku ngerasain sensasi yang lebih gila dari sekedar menonton Mama kemarin-kemarin.

Aku lemes banget, dan tersandar layu ditubuh mulus Mama tiriku. Aku nggak tau berapa lama, rupanya aku tertidur, Mama juga. Aku tersadar ketika Mama mengecup bibirku dan menggeser tubuhku dari atas tubuhnya. Mama kemudian keluar kamar dengan melilitkan handuk, mungkin mau mandi.

Akupun menyusul Mama dalam keadaan telanjang. Kuraba punyaku, lengket sekali, aku pengen mencucinya. Aku melihat Mama lagi mandi, pintu kamar mandi terbuka lebar. Uhh, tubuh Mama tiriku itu memang indah sekali. Nggak terasa punyaku bergerak bangkit lagi. Dengan posisi punyaku menunjuk aku berjalan ke kamar mandi menghampiri Mama.

“Ma, mau lagi dong kayak tadi, enak” kini aku yang meminta.

Mama memnandangku dan tersenyum manis, manis sekali. Kamuipun melanjutkan kejadian seperti dikamar.

Kali ini Mama berjongkok di kloset lalu punyaku yang sedari tadi mengacung aku masukkan ke vagina Mama yang memerah. Kudorong keluar masuk seperti tadi. Mama membantu dengan menarik pantatku dalam-dalam. Nggak berapa lama Mama mengajak berdiri dan dalam posisi berdiri kami saling memeluk dan punyaku menancap erat di vagina Mama. 

Aku menikmati ini, karena punyaku seperti dijepit. Mama menciumku erat. Baru kusadari kalau badanku ternyata sama tinggi dengan mamaku. Dlama posisi berdiri aku kemudian merasakan kenikmatan ketika cairan kental kembali muncrat dari punyaku sementara Mama mengerang dan mengejang sambil memelukku erat. Kami sama?sama lunglai.

Read more

Misteri Rumah Angker Kaliurang

“ Penampakan- penampakan di mari telah terdapat semenjak rumah ini masih aktif digunakan selaku villa. Jadi kadangkala di mari terdapat suara- suara semacam hentakan sepatu, suara orang mandi, penampakan noni Belanda, serta sebagainya.

Bangunan Pesanggrahan Sarjanawiyata terdiri dari 2 lantai. Di lantai dasar, ada 2 buah kamar serta suatu ruang tamu. Sedangkan itu di lantai atas ada satu buah kamar.

Pada salah satu kamar di lantai dasar, ada sebagian ranjang bertingkat yang dibuat dari kayu. Lantai satu serta lantai 2 itu sendiri tersambung dengan tangga dengan pegangan yang telah berkarat serta lantai tangga yang licin.

Read more

Kepepet Gak Punya Uang

Goyangan pantatnya makin kencang seirama kocokan jariku di vaginanya. Kemudian kutarik dia berdiri, dan dengan sekali hentakan roknya kuperosotkan ke bawah, hingga tinggal celana dalam yang Masih menempel. Kini Elda yang cantik itu semakin seksi dan menggairahkan, hanya menggunakan jilbab hitam, sambungan lengan hitam dan kaus kaki putih.

Aku yang sudah tidak tahan langsung menekan pundaknya agar jongkok di depanku, lalu tergesa-gesa kulepas kaosku. Kubuka retsleting celanaku dan kukeluarkan alat kebanggaanku dari sarangnya. Elda memejamkan matanya dan menggeleng-geleng. Aku tahu, Elda baru sekali ini melihat penis laki-laki secara langsung.

Segera kurayu sambil kutepuk-tepukkan penisku ke wajah dan pipinya yang halus, lalu kugesek-gesekkan ke bibirnya mungilnya. Terasa bibir indahnya bergetar menyentuh ujung kejantananku yang menegang.

Ujung kejantananku sudah basah, pelan-pelan lidah Elda keluar dan mulai menari-nari di lubangnya. Kuambil satu tangannya lalu kutuntun mengocok batang penisku. Kepala kejantananku sudah berada dalam kuluman mulut manisnya, sementara tangannya kutuntun menjelajah ke bawah ke kantong bolaku. Aku begitu terangsang dan kelojotan kenikmatan dibuatnya.

Kupegang kepalanya dan kugoyangkan pinggulku sehingga aku dapat mengocok mulutnya dengan kejantananku. Meskipun Elda tidak dapat mengakomodasi semua kejantananku yang 17 cm panjang dan 4 cm diameter, tapi Elda cukup memberi rangsangan dengan menggoyang-goyangkan kepala saat kukocok mulutnya. Elda seperti kewalahan menghadapi kocokanku di mulutnya.

Read more